Being Opposite

Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang dan tubuhmu bereaksi melawannya?

Melawan bukan berarti menolak. Bila kita menolak seseorang, kita akan menghindar, sebisa mungkin tak usah bertemu dengannya.

Melawan, artinya kita menerima kehadiran orang tersebut, tetapi apapun yang orang itu lakukan, kita akan berada di sisi seberangnya. Reaksi ini bahkan tidak melibatkan emosi negatif (benci atau tidak suka), tetapi mengalir saja.

Saya tidak bisa berada atau bersama dengan orang yang berseberangan dengan saya terlalu lama. Bukan karena orang itu salah, tapi reaksi saya yang membuat saya sendiri nggak nyaman berlama-lama dengan orang tersebut.

Mungkin ini adalah naluri saya, apakah menjadi best wingman ataukah silent villain terhadap seseorang. It’s not I hate you, just me being opposite.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s